Status Program Perlindungan Keanekaragaman Hayati PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso 2025

Program perlindungan Keanekaragaman Hayati PT Pertamina Fuel Terminal Poso telah dilaksanakan dari mulai tahun 2017 sampai dengan sekarang. Oleh karena itu, untuk memastikan program perlindungan keanekaragaman hayati ini berjalan dengan baik, dibutuhkan kegiatan monitoring. Hal ini selaras dengan implementasi kegiatan pemantauan dan pengelolaan lingkungan sesuai PP No. 27 tahun 1999.

Kegiatan monitoring ini dilaksanakan di lima lokasi yang berbeda yaitu :

  1. Area Konservasi Keanekaragaman Hayati Fuel Terminal Poso, berlokasi di Jalan Raya Kasiguncu No. 90, Moengko Baru, Kec. Poso Kota, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah
  2. Area Konservasi Nesting Ground, berlokasi di Cagar Alam Morowali, Desa Sumara Jaya, Kabupaten Morowali Utara
  3. Area Konservasi Desa Mapane, berlokasi di Daerah Pantai Popakuni, Desa Mapane, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso

Tabel 1 Status Keanekaragaman Hayati Fuel Terminal Poso

Status keanekaragaman hayati PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso untuk flora dan fauna yang berstatus dilindungi dapat lebih jelas dilihat pada Tabel 1 Status Keanekaragaman Hayati PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso. Dari tabel diatas dapat dilihat beberapa spesies yang dilindungi di area konservasi FT Poso. Data yang disajikan diatas belum data seluruh spesies yang dilindungi.

Tabel 2 Hasil Absolut Program Perlindungan Keanekaragaman Hayati Fuel Terminal Poso

Absolut program keanekaragaman hayati PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso sejak tahun 2021-2025 bulan Juni dapat dilihat pada Tabel 2 Absolut Program Perlindungan Keanekaragaman Hayati Keanekaragaman Hayati Fuel Terminal Poso.

Kecenderungan sumber daya hayati di kawasan konservasi PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Poso juga dapat dilihat pada Gambar dibawah ini:

Gambar 1 Grafik Kecenderungan Flora Lima Tahun Terakhir


Gambar 2 Grafik Kecenderungan Fauna Lima Tahun Terakhir

Gambar 3 Grafik Kecenderungan Total Spesies (Flora dan Fauna) Lima Tahun Terakhir