Program Inovasi TUMBUH – Tanaman Unggul melalui Manfaat Buangan Hewan dalam Optimalisasi Limbah Rusa Timor sebagai Pupuk Organik

Proses Pemanfaatan Kotoran Rusa menjadi Pupuk

Program Inovasi TUMBUH (Tanaman Unggul melalui Manfaat Buangan Hewan) merupakan tipe inovasi Perubahan Sistem yang mencakup transformasi menyeluruh terhadap mekanisme pengelolaan konservasi dan pertanian. Dalam konteks ini, kotoran Rusa Timor (Rusa timorensis) yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dan berpotensi mencemari lingkungan diubah menjadi sumber daya bernilai melalui proses fermentasi menjadi pupuk organik cair (POC). Sebelum program dijalankan, kawasan konservasi Rusa Timor di Desa Cakura belum memiliki sistem pengelolaan limbah hewan yang terencana, sehingga kotoran rusa hanya menumpuk tanpa pemanfaatan lebih lanjut. Melalui inovasi TUMBUH, limbah tersebut kini diolah menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan dan memiliki efektivitas tinggi terhadap pertumbuhan tanaman.

Penerapan pupuk organik hasil olahan kotoran rusa dilakukan pada berbagai vegetasi di sekitar kawasan konservasi, termasuk tanaman hias bunga kertas (Bougainvillea sp.) dan petra croton (Codiaeum variegatum (L.)). Setelah program diterapkan, hasil pengamatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pertumbuhan daun dan jumlah bunga. Tanaman bunga kertas menghasilkan ratusan kuntum bunga dan puluhan daun baru per batang, sedangkan tanaman croton menunjukkan peningkatan warna daun yang lebih cerah dan pertumbuhan daun baru yang sehat. Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan pupuk organik dari kotoran rusa mampu meningkatkan kesuburan tanah, memperindah kawasan konservasi, dan memperkuat fungsi ekologis vegetasi di lingkungan tersebut.

Pemberian Pupuk Organik dari Limbah Rusa Timor untuk Tanaman

Inovasi TUMBUH tidak hanya memberikan manfaat ekologis dan efisiensi biaya, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sumber daya alam. Masyarakat sekitar yang sebelumnya bergantung pada pupuk kimia kini terdorong beralih ke pupuk organik hasil program ini, yang terbukti lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Selain mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia pertanian, program ini juga menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan limbah satwa secara bijak untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan demikian, TUMBUH tidak hanya menjadi solusi pengelolaan limbah hewan, tetapi juga menjadi motor penggerak perubahan menuju sistem konservasi dan pertanian yang lebih efisien, ekologis, dan berkelanjutan di Desa Cakura.